ROME, ITALY - FEBRUARY 24: Bryan Cristante of Roma celebrates scoring his teams fourth goal of the game with teammate Gianluca Mancini during the Serie A match between AS Roma and Monza at Stadio Olimpico on February 24, 2025 in Rome, Italy. (Photo by Paolo Bruno/Getty Images)
AS Roma tak terkalahkan dalam tujuh pertandingan terakhirnya di semua kompetisi (Foto: Getty Images/Paolo Bruno)


Jakarta

Sempat terseok-seok di awal musim, AS Roma mulai stabil di jalur positif. Roma sudah melewati badai dan diharapkan tetap menjaga konsistensi.

Roma melewati start buruk di musim 2024/2025 setelah memecat Daniele De Rossi usai hanya empat laga. Pemilihan Ivan Juric sebagai pengganti De Rossi juga tidak berbuah positif.

Roma lantas menunjuk Claudio Ranieri sebagai pelatih pada November 2024. Bersama Ranieri, pelan tapi pasti, Roma mulai stabil.


Di Serie A, Roma tak terkalahkan dalam 11 pertandingan terakhirnya. Sementara di semua kompetisi, I Lupi tak terkalahkan dalam tujuh laga terakhir.

Yang terbaru, Roma menang 2-1 atas Athletic Bilbao di leg pertama 16 besar Liga Europa. Itu jadi kemenangan kelima secara beruntun yang dicatat Paulo Dybala dkk. di semua kompetisi.

Sementara di Liga Italia, Roma masih berupaya memperbaiki posisinya. Tim berjuluk Giallorossi itu kini ada di peringkat kedelapan dengan 43 poin, tertinggal empat poin dari zona Eropa.

“Kami sudah melewati badai, kami harus akui itu, tapi kami bekerja keras dan tidak pernah menyerah,” ujar Direktur Roma Florent Ghisolfi kepada Sky Sport Italia.

“Situasinya sekarang sudah membaik, kami harus melanjutkannya karena kami belum meraih apa-apa dan ingin main di dua kompetisi ini dengan 100 persen kemampuan kami.”

“Kami lapar dan tahu apa yang kami inginkan,” katanya.